Sowan Imogiri
Japa mantra tertuju pada penguasa laut selatan. Beristana di Soko Domas Bale Kencono. Ratu Kidul beserta bala tentara memakai kostum kebesaran dengan warna ijo lembayung. Warna warni berkilau istana ratu pantai selatan yang berjodoh dengan raja Mataram.
Uba rampe lengkap tersedia. Gedhang raja setangkep, tumpeng robyong, pala pendhem, ketan biru, jajan pasar. Kembang setaman dengan melathi rinonce. Ayam cemani pelengkap sesaji. Kukusing dupa kumelun.
Ratu Kidul berhubungan dengan penguasa Mataram. Wong agung ing Ngeksiganda, orang besar negeri Mataram. Raja Panembahan Senapati. Kepati amarsudi, yang selalu berusaha maksimal. Sudanen hawa lan nafsu, dengan pengendalian diri. Pinesu tapa brata, dilakukan dengan meditasi di tempat hening nan sunyi.
Jangkep genep genah terarah. Untuk itu Panembahan Senapati tanapi ing siyang ratri. Saat siang malam hari tiada henti. Amemangun karyenak tyasing sesama. Berusaha untuk membuat enak hati pada sesama. Altruisme menjadi tradisi raja Mataram. Humanisme dijunjung tinggi trah Puroloyo Kotagede dan Imogiri.
Samudera Kidul terkenal wingit wigati. Centra Puroloyo Kotagede terdiri dari bangsawan Pajang dan Mataram. Joko Tingkir atau Sultan Hadiwijaya raja Pajang. Menempati posisi paling tinggi. Pengasuh Raden Danang Sutawijaya atau Ngabehi Loring Pasar. Sejak tahun 1575 menjadi raja Mataram. Berkat didikan Sultan Hadiwijaya, Danang Sutawijaya bergelar Panembahan Senapati.
Trahing kusuma rembesing madu. Bendara Raden Ajeng Sedhah Mirah ngobong dupa, manungku puja. Berbusana semekan kemben, jarik, gelung sanggul. Putri Pangageng Sasana Wilapa memberi daya kekuatan. Bendara Raden Ajeng Lungayu lenggah saluku juga, amemet babahan hawa sanga. Berdoa demi wilujenge Karaton Mataram Surakarta Hadiningrat.
Panembahan Senapati didampingi dua garwa prameswari. Ratu Waskitha Jawi, putri Ki Ageng Penjawi. Adipati Pati yang turut membantu perjuangan Joko Tingkir. Ki Ageng Pemanahan dan Ki Ageng Penjawi berbesanan.
Pernikahan Panembahan Senapati dengan Ratu Waskitha Jawi melahirkan Sinuwun Prabu Hadi Hanyokro Wati. Raja Mataram yang memerintah tahun 1601 - 1613. Menikah dengan Ratu Banuwati, putri Pangeran Benawa, cucu Joko Tingkir. Menurunkan Kanjeng Sultan Agung raja Mataram tahun 1613 - 1645.
Langit biru, angkasa cerah, angin sumilir. Puroloyo Kotagede ngengreng merbawani. Selama lima abad Kraton Mataram telah menghiasi tanah Jawa. Sumbangan besar telah dianyam demi agung dan anggunnya peradaban. Jawa jiwa kang kajawi.
Jaman terus berjalan. Jejak langkah harus terarah. Hasil kerja menjadi tepa tuladha. Generasi muda baik meniru aktivitas kultural Mataram. Sambung menyambung menjadi satu. Itulah kekayaan budaya nusantara.
Saben mendra saking wisma, lelana leladan sepi. Tiap kali keluar rumah, selalu berkelana di tempat sepi. Ngingsep sepuhing supana. Menghirup sekar sekar wangi. Mrih pana pranaweng kapti. Supaya punya ketajaman spiritual. Hati nurani untuk meniti. Mardawaning budya tulus. Tingkat budi pekerti luhur.
Mesu reh kasudarman, berbakti amal kebajikan. Ing madyaning jaladri, pada pertengahan samudera raya. Sruning brata ketaman wahyu Jatmika. Kehiningan cipta mendapat limpahan anugerah berlimpah. Raja Mataram mewariskan nilai kemuliaan.
Kanjeng Ratu Kencono Sari memberi sesanti sri hastuti. Kraton Surakarta Hadiningrat lestari widada, arum kuncara, ngejayeng jagad raya. Leluhur Imogiri beserta dengan tepa palupi.
Purwadi