Di tengah suasana khidmat wisuda yang digelar di Regale International Convention Center, Jalan H. Adam Malik No. 66–68, Medan, muncul kabar strategis dari Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Pusat terkait rencana pembentukan mentor rektor nasional.
Yang menarik, Rektor UNPAB, Prof. Dr. H. M. Isa Indrawan, SE., MM., disebut sebagai salah satu rektor yang terpilih untuk menjadi mentor dalam program tersebut.
Baca Juga:Hal itu disampaikan Ketua Umum APTISI Pusat, Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I., dalam wawancara eksklusif dengan CEO Sumut24 Group, Rianto, SH., MH atau yang akrab disapa Anto Genk, yang juga merupakan alumni Magister Hukum UNPAB.
Prof. Budi mengungkapkan, APTISI tengah menyiapkan program strategis untuk mencari dan membentuk 30 rektor terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang nantinya diproyeksikan menjadi mentor bagi para pimpinan perguruan tinggi.
«"Kami meminta panitia agar mencari rektor terbaik di seluruh Indonesia, sebanyak 30 orang. Mereka yang terpilih nantinya akan dididik selama dua minggu sebelum diwisuda untuk resmi menjadi mentor," ujar Prof. Budi.»
Sasaran program mencakup unsur pimpinan kampus mulai dari rektor, wakil rektor, dekan hingga ketua program studi, dengan jumlah sasaran yang diperkirakan mencapai sekitar 60.000 orang.
*Prof. Isa Indrawan Disebut Sebagai Sosok Inspiratif*
Baca Juga:Dalam wawancara tersebut, Prof. Budi secara khusus menyebut nama Rektor UNPAB, Prof. Isa Indrawan, sebagai salah satu figur yang masuk dalam jajaran mentor.
«"Salah satu mentornya adalah Pak Isa. Beliau menjadi salah satu rektor yang menginspirasi kemajuan pendidikan di Indonesia," ungkap Prof. Budi.»
Pernyataan tersebut menempatkan kiprah Prof. Isa Indrawan tidak hanya dalam konteks kepemimpinan UNPAB, tetapi juga dalam percaturan pengembangan tata kelola perguruan tinggi swasta di tingkat nasional.
Bagi UNPAB, keterlibatan rektornya dalam program mentor nasional tersebut juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa perguruan tinggi yang berkembang di daerah memiliki peluang dan kapasitas untuk berkontribusi dalam agenda strategis pendidikan tinggi Indonesia.
*APTISI Dorong Akselerasi Mutu Perguruan Tinggi*
Baca Juga:APTISI melalui program tersebut mendorong agar peningkatan kualitas perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga menyentuh kapasitas kepemimpinan, tata kelola, inovasi, dan kemampuan perguruan tinggi menghadapi perubahan lingkungan pendidikan tinggi yang semakin kompleks.
Model mentoring diharapkan dapat menciptakan proses transfer pengalaman dari para rektor yang dinilai memiliki rekam jejak dan inovasi kepemimpinan kepada para pimpinan perguruan tinggi lainnya.
Dengan demikian, peningkatan kualitas tidak berlangsung secara sporadis, melainkan melalui pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.
*Wisuda UNPAB Jadi Momentum Pendidikan Nasional*
Wisuda ke-76 UNPAB akhirnya tidak sekadar menjadi seremoni akademik bagi para lulusan. Kehadiran Ketua Umum APTISI Pusat dan munculnya nama Prof. Isa Indrawan dalam program mentor rektor nasional memberikan dimensi lain bagi perhelatan tersebut.
Baca Juga:Momentum ini memperlihatkan bahwa perguruan tinggi di Sumatera Utara memiliki ruang yang semakin besar untuk terlibat dalam agenda pengembangan pendidikan tinggi pada level nasional.
Bagi UNPAB, keikutsertaan Prof. Isa Indrawan dalam program mentor tersebut sekaligus menjadi tantangan baru: bagaimana pengalaman dan praktik baik dalam memimpin perguruan tinggi dapat ditransformasikan menjadi pengetahuan yang bermanfaat bagi institusi pendidikan tinggi lainnya di Indonesia.
Dengan target pembinaan yang mencapai puluhan ribu pimpinan perguruan tinggi, program APTISI ini berpotensi menjadi salah satu agenda strategis dalam memperkuat ekosistem kepemimpinan pendidikan tinggi nasional.